Minggu, 30 Oktober 2016

Kurang Suplai untuk “Iseng” Tradisional? Mulai Menggambar Digital Yuk

Hasil dari menggambar digital 


Menggambar adalah “iseng” yang digemari, terutama oleh anak muda yang masih memiliki banyak waktu luang. Medianya macam-macam, dari mulai yang paling umum, semisal kertas, sampai yang paling unik bisa kena coretan anak muda penuh energi nan kreatif.

Selain media, jangan lupakan perlengkapan gambar yang sama beragamnya. Mulai dari mensketsa yang menggunakan pensil, menebalkan garis menggunakan pena, dan mewarnai menggunakan cat. Jangan tanya, harga perlengkapannya ini memakan isi dompet. Lalu bagaimana dangan yang ingin mengeksplor keisengannya ini namun tidak memiliki banyak suplai? Digital bisa menjadi solusi.

Di zaman modern sekarang ini, perkembangan tekhnologi tidak dapat terelakan. Kegitan yang biasanya kita lakukan manual dengan tangan kini sudah bisa dilakukan secara otomatis dengan berbagai jenis gawai. Tak terlepas dengan kegiatan yang satu ini.

Menggambar digital merupakan kegitan yang hemat dibanding dengan menggambar tradisional yang menggunakan cat dan kuas. Hanya dengan komputer, “iseng” yang bernilai karya dapat tercipta. Hemat sih tapi masih banyak yang bingung bagaimana memulainya. Berikut gambaran kecil untuk yang masih bingung memulai.

1.    Memiliki Aplikasi Pengolah Grafis

Aplikasi pengolah grafis sangat banyak jumlahnya. Kegunaan dari aplikasi ini juga berbagai macam tergantung kebutuhan. Contohnya seperti Paint Tool SAI untuk yang senang menggambar digital dengan gaya tradisional, Adobe Photoshop untuk yang senang dengan efek grafis yang beragam, atau Autodesk Sketchbook untuk yang senang menggambar dengan telepon pintar, dan masih banyak lagi. Aplikasi ini sama pentingnya dengan media pada menggambar tradisional. Tanpa ini, sebagus apapun gambarnya akan percuma.

2.    Siapkan Perangkat Tambahan

Setelah ada aplikasinya, siapkan perangkat tambahan seperti pen tablet. Kalau tidak ada, mouse pun tidak masalah. Jangan anggap remeh mouse sebagai perangkat awal menggambar digital. Hampir semua artis profesional memulai menggambar digital dengan mouse.

3.    Membuat Sketsa Pensil

Untuk pengguna mouse, sketsa pensil sangat penting. Sketsa ini ibaratkan pemandu garis pada menggambar digital. Tanpa sketsa ini, akan sulit untuk bisa menghasilkan gambar sesuai dengan yang diimajinasikan. Bahkan pengguna pen tablet pun membutuhkan sketsa awal.

4.    Mulai? Ya, Mulai Menggaris

Menggaris sebutannya karena di bagian ini sketsa yang sudah dibuat mulai digaris ulang menggunakan sentuhan digital. Meskipun sebutannya menggaris tidak berarti hanya itu, di bagian ini gambar masih bisa dieksplor lagi menjadi lebih menarik.

5.    Mari Mulai Mewarnai

Akhirnya, sampai dibagian yang paling menarik sekaligus yang paling menyita waktu. Bagian ini merupakan sisi eksplorasinya. Berbagai gaya bisa dihasilkan. Untuk pemula mulailah dengan cel shading atau mewarnai gaya kartun agar lebih mudah,  namun bila ingin mencoba untuk langsung mengeksplor diri dan mencipta gaya sendiri pun tidak masalah bahkan itu lebih bagus.

6.    Tetap Berada dalam Zona, Jangan Kehilangan Motivasi

Yang paling penting diantara bagian-bagian di atas adalah inspirasi dan motivasi. Ketika inspirasi dan motivasi itu ada, kenyamanan itu akan tercipta sendiri saat menggambar. Menggambar digital membutuhkan waktu yang tidak sedikit, kalau tidak bisa sabar cobalah untuk menikmati setiap langkahnya.


Diberdayakan oleh Blogger.